Breaking News
Home / Tentang Kami

Tentang Kami

Buntet Pesantren Cirebon memiliki perguruan tinggi bernama Akademi Keperawatan Buntet Pesantren Cirebon. Kelebihannya, selain mendalami ilmu keperawatan plus mereka para mahasiswa diajarkan belajar mengaji sampai hatam Al- quran dan juga cara berkehidupan sosial bermasyarakat secara islami.

Akademi Keperawatan Buntet Pesantren

Akademi keperawatan Buntet pesantren cirebon merupakan satu satunya akper di Jawa barat yg berbasis pesantren dan sudah 18  angkatan yg sudah di luluskan sejak mulai berdirinya. Dan di Tahun 2017 telah melaksanakan akreditasi LAM-PTKes dg hasil B (Baik).    Dalam proses pembelajarannya selain mata pelajaran inti tentang keperawatan dg  jumlah  mata kuliah sebanyak SKS : 110. juga ditambah  mulok . Silakan jika Anda yang menginginkan informasi lebih jauh bisa menghubungi alamat berikut ini:

Alamat : jl. Buntet Pesantren Astanajapura Cirebon
Telepon Program Studi : 0231-635747-636985
Website : www.akperbuntet.ac.id

Mulai Beroperasi : 2005-05-10
Nomor SK DIKTI : 47/D/O/2005

SK AKREDITASI : No 0228/LAM-PTkes/Akr/Dip/IV/2017

 

 

PROFIL

BAB I
PENDAHULUAN

Dalam upaya memajukan kesejahteraan umum dan turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD’ 45. Pemerintah Indonesia menempatkan pesantren sebagai salah satu bagian integral dari sistem pendidikan yang dikelola pada kedudukan dan peran yang sangat penting bagi pembangunan nasional.
Menghadapi masalah pendidikan kususnya pendidikan kesehatan yang makin kompleks, perkembangan IPTEK dan tuntutan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih optimal serta diberlakukannya MEA Tahun 2015 dan WTO (World Trade Organization) pada Tahun 2020. Maka dunia keperawatan dituntut untuk mampu memberikan kontribusinya serta bertanggung jawab dan bertanggung gugat dalam upaya mengantisipasi dan mengatasi masalah-masalah tersebut dan menjawab tantangan-tantangan melalui pemantapan keprofesiannya di berbagai aspek.
Pada masa era pasar bebas ini tentu saja akan membawa pengaruh yang serius bagi dunia keperawatan di Indonesia karena pada era pasar bebas segala macam arus informasi, barang, jasa, industri dan sumber daya manusia (SDM) termasuk tenaga keperawatan akan masuk ke Indonesia dengan bebas. Hal ini menimbulkan persaingan yang sangat tajam di antara negara dan negara yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitaslah yang akan menjadi pemenang dalam persaingan ini. Menyikapi hal tersebut di atas, tentu saja kita harus mempersiapkan diri secara baik sehingga nanti tenaga perawat Indonesia tidak akan menjadi perawat asing di negeri sendiri.
Persiapan tersebut yang terutama sekali adalah dengan cara meningkatkan kualitas baik sumber daya manusianya maupun sistem manajerialnya sehingga mampu menghasilkan tenaga-tenaga perawat yang profesional dan prospektif. Kualitas suatu Perguruan Tinggi (PT) dalam mengembangkan kemampuan awal mahasiswa menjadi kemampuan yang dipersyaratkan untuk memasuki suatu kelompok keilmuan, masyarakat, profesi atau dalam pengembangan dirinya. Keberhasilan tenaga dalam menghasilkan berbagai produk yang berkaitan dengan disiplin ilmu, profesi atau ketrampilan tertentu dan keberhasilan lembaga dalam melaksanakan kurikulum sesuai dengan dengan apa yang telah dirancang. Sedangkan performansi lulusan ditandai oleh hasil belajar (biasanya skor atau tanda kualitas) dan unjuk kerja lulusan di kelompok, masyarakat ataupun profesi.
Oleh karena itu kami sangat ingin mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan memacu diri meningkatkan performansi melalui peningkatan kualitas kelembagaan dan lulusannya sehingga mampu menunjukkan jati diri sebagai tenaga perawat muslim Indonesia yang dapat memenuhi harapan masyarakat Indonesia terutama muslim dan menjadi kebanggaan kita semua.

Untuk lebih jelasnya kami susun sistematika penulisan profil AKPER Buntet Pesantren Cirebon sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN
BAB II : DATA UMUM
BAB III : SUMBER DAYA
Tenaga, Sarana Prasarana, Dana dan Rencana Pengembanan AKPER Buntet Pesantren Cirebon.
BAB IV : PENGORGANISASIAN
Struktur Organisasi dan Uraian Tugas
BAB V : PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN
Peserta didik, Kurikulum, Kalender Akademik, Program Pendidikan, Lahan Praktek dan Proses Belajar Mengajar
BAB VI : PEMBINAAN KEMAHASISWAAN
BAB VII : PENUTUP
BAB II
DATA UMUM

A. GAMBARAN UMUM
1. SEJARAH INSTITUSI
Sejak zaman penjajahan sampai dengan saat ini, para ulama dengan santri dan pesantrennya selalu aktif berpartisipasi dalam mencapai tujuan mencerdaskan bangsa. Peran aktif Buntet Pesantren dalam upaya turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan membina sumber daya manusia untuk hidup sejahtera, maka salah satunya didirikanlah Akademi Perawatan Buntet Pesantren Cirebon sejak Tahun 1996 dan telah meluluskan sebanyak 17 angkatan.
Pendirian Akademi Perawatan Buntet Pesantren berawal dari keinginan K.H. Abdullah Abbas Alm. (Sesepuh Pondok Buntet Pesantren) dan para kyai untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang bertaqwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia sehingga pasien yang dirawat oleh perawat tersebut akan mendapatkan perawatan yang tulus dan ikhlas dengan harapan pasien akan lebih cepat sembuh. Berdasarkan hal tersebut dan dalam rangka mewujudkan peran serta Pesantren di dalam pembentukan manusia seutuhnya yang bertaqwa kepada Allah SWT serta pengembangan sumber daya manusia, maka K.H. Abdullah Abbas dan para kyai mendirikan Akademi Perawatan Buntet Pesantren Cirebon.
Akademi Keperawatan Buntet Pesantren Cirebon didirikan dan mulai operasional sejak tanggal 2 September 1996 berdasarkan Surat Keputusan Kepala
Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK. 00.06.1.1.1679 dengan nama Akademi Perawatan Yayasan Pendidikan Islam Buntet Pesantren Cirebon (AKPER YPI BP) Cirebon dan berada dibawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Buntet Pesantren Cirebon sampai dengan tahun 2000. Kemudian pada Tahun 2000 AKPER YPI Buntet Pesantren Cirebon berganti nama menjadi AKPER Buntet Pesantren Cirebon dan di bawah naungan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren Cirebon dan Akademi perawatan ini sekaligus merupakan salah satu badan pelaksana pendidikan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Buntet Pesantren Cirebon dengan Akreditasi Strata B berdasarkan Surat Keputusan Kepala Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia Nomor HK. 00.06.2.4.03333 yang bertujuan menghasilkan tenaga perawat tingkat akademis yang profesional dan bertaqwa kepada Allah SWT.

2. TUJUAN
Akademi Perawatan Buntet Pesantren Cirebon didirikan dengan tujuan :
a. Menghasilkan perawat yang memiliki jati diri sebagai perawat muslim Indonesia yang profesional dan prospektif
b. Bertaqwa kepada Allah SWT
c. Berjiwa Pancasila
d. Berakhlak mulia
e. Memiliki sikap ilmiah, intelektualitas yang tinggi dan terampil dalam bidang keperawatan/ kesehatan
f. Mandiri dan disiplin dalam menjalankan tugasnya
g. Mampu mengembangkan diri untuk mengantisipasi kemajuan IPTEK di bidang keperawatan/ kesehatan

3. KEDUDUKAN AKPER BUNTET PESANTREN CIREBON
Akademi Perawatan Buntet Pesantren Cirebon berada di bawah naungan dan merupakan salah satu unit pelaksana pendidikan dari Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren yang menyelenggarakan Program Pendidikan Diploma III Keperawatan.
Akademi Perawatan Buntet Pesantren Cirebon dipimpin oleh Direktur yang dalam pelaksanakan tugasnya bertanggung jawab secara teknis administrasi kepada YLPI Buntet Pesantren Cirebon, secara administratif kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan secara teknis edukatif kepada Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan RI.

4. VISI, MISI DAN MOTTO
a. Visi
Menjadikan Akademi Keperawatan yang unggul di Wilayah III Cirebon dengan mengedepankan mutu serta memiliki keunggulan keperawatan kegawatdaruratan secara professional dan berakhlaq mulia pada tahun 2016.
b. Misi
1) Menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran yang berorientasi pada pengembangan kualitas sumber daya manusia terutama keperawatan kegawatdaruratan.
2) Melaksanakan kegiatan penelitian dibidang keperawatan untuk mendapatkan manfaat yang besar bagi masyarakat dan pembangunan kesehatan.
3) Menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai bentuk kepedualian akademik terhadap kesehatan masyarakat dan sosialnya.
4) Melakukan program kemitraan dan kerjasama dengan institusi dan lembaga terkait yang mendukung kualitas pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat khususnya dibidang kegawatdaruratan.
c. Motto
Ilmu membuat hidup mudah
Agama membuat hidup cerah
Estetika membuat hidup indah
Akhlak membuat hidup mulia

5. SUSUNAN BADAN PENGURUS YLPI BUNTET PESANTREN
a. Dewan Pendiri
1). K. H. Abdullah Abbas (Alm)
2). K. H. Nahduddin Abbas
3). K. H. Abdul Chamid Anas
4). K. H. Abdullah Syifa Akyas (Alm)
5). K. H. Abdul Jamil Ilyas (Alm)
6). K. H. MA. Fuad Hasyim (Alm)
7). K. H. Abbas Shobieh (Alm)
8). K. H. M. Hasanuddin Kriyani
9). K. H. Adib Rofi’uddin Izza
b. Dewan Pembina/ Penasehat
1). K. H. Nahduddin Royandi Abbas
2). K. H. Abdul Hamid Junaedi
3). K. H. Hasanuddin Kriyani
c. Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Buntet Pesantren
1). Ketua Umum : K. H. Drs. Adib Rofi’uddin Izza
2). Ketua I : Drs. H. Wawan Arwani, MA
Ketua II : H. Ade M. Nasihul Umam, Lc
Ketua III : H. Agus Nasrullah, SH
Ketua IV : H. Jachus Santoso, M.Ag
Ketua V : H. A. Rifqi Chowas, S.HI
Ketua VI : H. Ahmad Syauqi, S.Pd.I
3). Sekretaris Umum : Drs. H. Aris Ni’matulloh, Hdpl
4). Sekretaris I : Drs. H. Munib Rowandi
Sekretaris II : M. Luthfi Yusuf NZ., MA
Sekretaris III : H. Salman Al Farisyi
Sekretaris IV : M. Mustahdi Abbas, SP
Sekretaris V : H. Muhammad
5). Bendahara : Drs. H. Habbil Ghomam
B. DATA UMUM
1. Lembaga Kepemilikan : Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Buntet Pesantren Cirebon
2. Nama Institusi : Akademi Keperawatan Buntet Pesantren Cirebon
3. Alamat : Jl. Buntet Pesantren Astanajapura Cirebon
4. Jenis/ Nama Program : Program Diploma III Keperawatan
5. Nama Direktur : R. Deni Indrawan, S.Kep, Ners, MM
6. SK Ijin Penyelenggaraan
– Mendiknas RI : Nomor : 47/ D/ O/ 2005
Tanggal 5 Mei 2005
– Perpanjangan Ijin : Nomor : 3042/D/T/K-IV/ 2010
Tanggal 14 Juli 2010
– Depkes RI : Nomor : HK. 00. 06. 1. 1. 02325.1
Tanggal : 3 Juli 2002
7. SK Penetapan Akreditasi :
Nomor : HK. 00. 03. 2.2. 01260
Tanggal : 29 Apri 2017
Jenjang AKreditasi : Strata B
Nilai : 302
8. Status Kepemilikan : Swasta
9. Luas Tanah dan Milik : 10.000 m2 dan Milik Sendiri
10. Sarana Gedung
a). Ruang Kuliah
b). Ruang Direktur
c). Ruang Pudir
d). Ruang Dosen
e). Ruang Tata Usaha
f). Ruang Laboratorium Keperawatan
g). Ruang Laboratorium Komputer
h). Ruang Laboratorium Bahasa
i). Ruang Aula
j). Ruang Perpustakaan
k). Ruang Senat Mahasiswa
l). Ruang Bendahara
m). Ruang Gudang
n). Asrama
o). Masjid
p). Lapangan Olahraga
q). Dapur Asrama
r). Kantin
11. Sumber Biaya :
a). SPP Mahasiswa AKPER Buntet Pesantren Cirebon
b). Bantuan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Buntet Pesantren Cirebon
c). Para Donatur
12. Jumlah Peserta Didik :
a). TK. I = 80
b). TK. II = 64
c). TK. III = 68
d). Jumlah Keseluruhan : 212 Mahasiswa
13. Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan : Mengacu kepada Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan Diploma III Kesehatan Pusdiknakes RI Jakarta
BAB III
SUMBER DAYA

Data sumber daya di AKPER Buntet Pesantren Cirebon kondisi saat ini sebagai berikut :

A. TENAGA
1. Tenaga Pengajar Tetap
Tenaga pengajar tetap berjumlah sebanyak 16 orang dengan latar pendidikan sebagai berikut :
a. D III Keperawatan, S1 Keperawatan, Profesi Ners plus S2 Kep : 6 orang
b. D III Keperawatan, S1 Keperawatan, Profesi Ners plus S2 MKes : 6 orang
c. D III Keperawatan, S1 Kesehatan, Profesi Ners : 2 orang
d. S2 Psikologi plus AKTA : 1 orang
e. D4 Kesejahteraan Sosial : 1 orang
f. S1 Agama plus AKTA : 1 orang
NO
NAMA DOSEN
LATAR BELAKANG PENDIDIKAN
PELATIHAN YANG PERNAH DIIKUTI
1 H. Nevi Kuspiana L., S.Pd., S.Kep, Ners, MH 1. D III Keperawatan
2. S1 Pendidikan
3. S1 Keperawatan + Ners
4. S2 Hukum Kes. PPGD, aksesor

2 Supriyatna, SKM, MM 1. D III Keperawatan
2. S1 Kes. Masy.
3. S2 Manejemen Kes. PPGD
3 R. Deni Indrawan, S.Kep, Ners, MM 1. D III Keperawatan
2. S1 Keperawatan + Ners
3. S2 Manajemen Kes Nutrisi/ KDM,
PPGD, Penegelolaan akademik
4 Susi Sri Novianti, S.Kep, Ners, MM 1. DIII Keperawatan
2. S1 Keperawtan + Ners
3. S2 Manajemen Kes Lokakarya Penge lolaan Akademik dan 217, PPGD, aksesor
5 Adi Muhaeriadi, S.Kep, Ners 1. D III Keperawatan
2. S1 Keperawatan + Ners
3. Sedang S2 Loka Karya Kurnas 2000
PPGD
6 Rodini, S.Kep, Ners, MM 1. D III Keperawatan
2. S1 Keperawatan
3. AKTA III Analisis soal
PPGD
7 Wahyu Hartini, S.Kep, Ners 1. D III Keperawatan
2. S1 Keperawatan + Ners
3. Sedang S2 Analisis soal, aksesor, BTCLS
8 Yanti Susanti, S.Pd, S.Kep, Ners 1. D III Keperawatan
2. S1 Pendidikan
3. S1 Keperawatan + Ners
4. Sedang S2 ACLS, aksesor

9 Maesaroh, SKM, S.Kep, Ners 1. D III Keperawatan
2. S1 Kes. Masy
3. S1 Keperawatan + Ners
4. Sedang S2 PPGD, aksesor
10 Hj. Lilis Yuliarsih, SKM, S.kep, Ners, MM 1. D III Keperawatan
2. S1 Kes. Masy
3. S1 keperawatan + Ners
4. S2 Manajemen Kep.
11 Siti Lia Amaliah, S. Kep. Ners 1. D III Keperawatan
2. S1 Keperawatan
3. AKTA III Analisis Soal
PPGD
12 Anto Susvolyanto, SKM, S.Kep, Ners, MM 1. DIII Keperawatan
2. S1 Kesmas, Keperawatan + Ners
3. S2 Manajemen Kes. PPGD
13 Hj.Ismatulmaula, S.Psi 1. S1 Psikologi
2. AKTA IV
3. Sedang S2
14 M. Mamnun, S.Ag 1. S1 Agama
2. AKTA IV
15 Yuniati, AKS D IV Kes. Sos
16 Dedeh Ri’ayatul maula 1. DIII Keperawatan
2. S1 Kep.
17. Ns. Eni Haryati, M.Kep 1. S1 Keperawatan + Ners
2. S2 Keperawatan

2. Tenaga Pengajar Tidak Tetap
Tenaga pengajar tidak tetap berjumlah sebanyak orang dengan latar belakang pendidikan sebagai berikut :
a. D III Kesehatan plus S1 Kesehatan : 4 orang
b. D III Kesehatan plus S1 Non Kes. : 2 orang
c. S1 Kesehatan plus S2 Kesehatan : 1 orang
d. S1 plus S2 Non Kesehatan : 3 Orang
e. D III Kesehatan : 4 orang
f. D III plus S1 Kesehatan : 5 orang

NO
NAMA DOSEN
LATAR BELAKANG PENDIDIKAN
MA YANG DIAJARKAN
1 Drs. Taqdir Chumaedi S1 Agama
AKTA IV Agama
2 Drs. Sri Widodo S1
AKTA IV Kewarganegaraan
3 Udin Safrudin, M. Pd S1
AKTA IV
S2 Bahasa Indonesia
4 Iin I, RN, NB S1
S2 Anatomi Fisiologi, KMB
5 Kasanudin Johari, S. Pd S1
AKTA IV Fisika Biologi
6 Yuyun H, S. Pd S1
AKTA IV Bahasa Inggris
7 Drs. Widi Setiawan, S. Kep S1 Kesehatan
Manajemen Keperawatan
8 H. Salman Al Farizi Fiqih Sholat
9 H. Anang Y., SKM, M. Kes S1 Kesehatan
S2 Kesehatan Kep. Komunitas
10 Deden Dewanto, SKM D III Analis Kesehatan
S1 Kes. Masy Mikrobiologi dan Parasitologi
11 Eyet Hidayat, S.Kep. D III Keperawatan
S1 Keperawatan Kep. Jiwa
12 Anne Yulinati, S. Si, Apt S1 Apoteker Farmakologi
13 Agus Nasrulloh, SH S1 Hukum Fiqih Thaharoh
14 M. Dasuki, S. Ag S1 Bahasa Inggris
15 Erin Rika H, S. Kp S1 Keperawatan Kep. Maternitas
16 Dedi Ahmad, S. Kep, Ners S1 Keperawatan KMB
17 Tata Taryono, SKM S1 Kesehatan Kep. Jiwa
18 Drs. H. Barsa, S. Kep, Ners S1 Kep. Jiwa
19 Iing Tobiin, SKM S1 Pengembangan Keperibadian

3. Tenaga Administrasi
Jumlah Tenaga Administrasi yang ada sebanyak orang dengan latar belakang pendidikan sebagai berikut :
a. S1 Non Kesehatan : 4 orang
b. SLTA : 10 orang
c. SLTP : 5 orang

NO
NAMA PEGAWAI
LATAR BELAKANG PENDIDIKAN
BIDANG TUGAS

1
Fathulloh, S.Kom
S1 Tehnik Informatika
Subag. Adm. Mhs
2 M. Maesuri, S.Ei S1 Ekonomi Bendahara
3 Samsul Huda, SE S1 Ekonomi Adm
4 M. Nahdi SLTA Adm
5 Leni Sri Mujiastuti SLTA Perpustakaan
6 Yusep Anwar SLTA Rumah Tangga
7 Nurullah SLTA Rumah Tangga
8 Nuryaman SLTA Satpam
9 M. Toha Yazid SLTA Satpam
10 Saeful Hadi SLTA Satpam
11 Takiudin SLTA Supir
12 A. Latif SLTP Kebersihan
13 A. Alip SLTA Kebersihan
14 Jumiati SLTP Logistik
15 Amah SLTP Logistik
16 Sumiati SLTP Logistik
17 Casti SLTP Logistik
18 Iin Inayah SLTA Asrama
19 Hilmi Ghufron, S. Ag S1 Agama Asrama

C. SARANA DAN FASILITAS
1. Tanah
a. Luas Tanah : 10.000 m2
b. Status Tanah : Milik sendiri
c. Batas Tanah :
Sebelah Utara : Jalan dan MAN Buntet Pesantren
Sebelah Barat : Perumahan Penduduk
Sebelah Timur : MANU Buntet Pesantren dan Perumahan Penduduk
Sebelah Selatan : Lapangan Bola
2. Gedung

NO
NAMA RUANGAN
UKURAN M2
KAPASITAS
1
Ruang Direktur
44 m2
1 orang
2 Ruang Pudir 44 m2 3 orang
3 Ruang Dosen 88 m2 15 orang
4 Ruang Kuliah 7 x 88 m2 280 mahasiswa
5 Ruang Tata Usaha a. 32 m2
b. 32 m2 8 orang
6 Ruang Laboratorium Keperawatan
a. 64 m2
b. 64 m2 40 orang
7 Ruang Laboratorium Komputer
88 m2 12 orang
8 Ruang Laboratorium Bahasa
88 m2 20 orang
9 Ruang Aula 128 m2 100 orang
10 Ruang Perpustakaan
88 m2 40 orang
11 Ruang Senat Mahasiswa 12 m2 10 orang
12 Ruang Bendahara 12 m2 2 orang
13 Ruang Gudang 32 m2 –
14 Asrama 12 m2 x 92 kamar 368 orang
15 Masjid 149 m2 200 orang
16 Balai Pengobatan 56 m2 –
17 Dapur Asrama 64 m2 –
18 Kantor Yayasan 64 m2 12 orang
19 Kamar Mandi @ 32 m2 –

3. Prasarana Institusi
a. Lapangan Upacara : 1000 m2
b. Pos Satpam : 9 m2
c. Halaman Kantor : 1000 m2
d. Lapangan Olahraga : 400 m2
e. Kantin : 88 m2

4. Fasilitas
a. Listrik : 13.000 Volt
b. Telepon/ Faxcimile : Telkom (0231) 635747, 636985
c. Air : 5 buah sumur pompa

5. Dana
Pembiayaan operasional AKPER Buntet Pesantren Cirebon bersumber dari :
a. Biaya Kuliah/ SPP dan Registrasi Mahasiswa AKPER Buntet Pesantren Cirebon
b. Subsidi Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Buntet Pesantren Cirebon
c. Donatur

Pengelolaan anggaran diproses berdasarkan Rencana Anggaran Belanja AKPER Buntet Pesantren per tahun anggaran ( 1 tahun ) yang disetujui oleh dan dipertanggung jawabkan kepada Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Buntet Pesantren pada akhir tahun anggaran.

6. Prasarana Penunjang
a. Invocus : 6 buah
b. TV Color : 2 Buah
c. Vedeo/ VCD : 1 buah
d. Wereles : 1 buah
e. Komputer : 7 buah
f. Fax. : 1 buah
g. Amano : 1 buah
7. Daftar Inventaris Kendaraan Bermotor
NO
JENIS
MEREK
TAHUN
KET

1
Mini Bus
Isuzu
1997
Baik
2 Avansa Toyota 2005 Baik
3 Carry Suzuki 1994 Baik

8. Laboratorium Keperawatan
Dilengkapi peralatan dan instrument medis yang sesuai dengan bidang keilmuan untuk menunjang pelatihan keterampilan sesuai kompetensi yang diharapkan. Untuk periode pra klinik dilakukan di AKPER Buntet Pesantren Cirebon, sedangkan untuk periode klinik dilakukan di instansi pelayanan kesehatan. (Daftar inventaris Laboratorium Keperawatan terlampir)

9. Laboratotium Komputer
Dilengkapi dengan 5 unit computer Intel Pentium IV Multi Media, Hardware dan Software yang memadai untuk proses belajar mengajar keterampilan ilmu computer.

10. Laboratorium Bahasa
Dilengkapi dengan 20 unit Audio, Visual dan alat penunjang proses belajar mengajar Bahasa Inggris dan Bahasa Arab yang memadai.

11. Perpustakaan
Koleksi buku perpustakaan yang menunjang pengembangan akademik seperti : buku teks, referensi, majalah, jurnal, buku bacaan keislaman dan umum, buku bacaan lain yang sesuai dengan visi dan misi AKPER Buntet Pesantren Cirebon.
BAB IV
PENGORGANISASIAN

Organisai AKPER Buntet Pesantren Cirebon dimulai dari unsur pimpinan sampai staf sebagai berikut :

1. Direktur : R. Deni Indrawan, S. Kep, Ners, MM
2. Pembantu Direktur I : Susi Sri Novianti, S.Kep, Ners, MM
3. Pembantu Direktur II : Rodini, S. Kep, Ners, MM
4. Pembantu Direktur III : H. Nevi Kuspiana, S. Kep, Ners, MH
5. Sub. Bag. Adm. Akademik
dan Kemahasiswaan : Siti Lia Amalia, S.Kep, Ners
6. Urusan Kepegawaian : M. Maesuri, S. EI
7. Urusan Keuangan : Yuniati, AKS
8. Urusan Rumah Tangga : Yusep Anwar
9. Urusan Adm. Kemahasiswaan : Fathulloh, S. Kom
10. Kepala Unit Lab. Keperawatan : Yanti Susanti, S.Kep, Ners
11. Kepala Unit Perpustakaan : Leni Sri Mujiastuti
12. Kepala Unit Asrama : M. Mamnun, S. Ag
13. Kepala Unit Peng. Masyarakat : Wahyu Hartini, S.Kep, Ners
14. Kepala Unit SPMI : Ns. Eni Haryati, M.Kep
15. Kepala Unit Kebersihan : A. Alif
16. Kepala Unit Komputer : A. Nahdi
17. Kepala Unit Kendaraan : Takiudin

STRUKTUR ORGANISASI
AKPER BUNTET PESANTREN CIREBON

BAB V
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN
A. PENERIMAAN PESERTA DIDIK
Penerimaan Mahasiswa Baru AKPER Buntet Pesantren Cirebon berdasarkan petunjuk pelaksanaan Seleksi Penerimaan Mahasiswa/ Siswa Baru Pendidikan Tenaga Kesehatan Jalur Umum dari Pusdiknakes Depkes RI adalah sebagai berikut :
1. Persyaratan Penerimaan Mahasiswa Baru AKPER Buntet Pesantren Cirebon :
A. Warga Negara Indonesia
B. Dasar Pendidikan
– Lulusan SMA jurusan A1 dan A2
– Lulusan SMU semua jurusan
– Lulusan Madrasah Aliyah (MA) jurusan A2 dan A3
– Lulusan SMK
b. Umur maksimal 24 tahun
c. Tinggi Badan :
– Laki-laki : 155 Cm
– Perempuan : 150 Cm

4. Pendaftaran dilaksanakan di Kampus AKPER Buntet Pesantren Cirebon Jalan. Buntet Pesantren Astanajapura Cirebon Tlp./ Fax. (0231) 635747 – 636985
5. Seleksi :
A. Administrasi dilaksanakan oleh Panitia Akademi berupa persyaratan kelengkapan pendaftaran
B. Seleksi Uji Tulis
Uji Tulis dilaksanakan di Kampus AKPER Buntet Pesantren Cirebon selama 1 (satu) hari dengan jadual sebagai berikut :
Hari, tanggal : Sesuai ketentuan panitia
Waktu : Sesuai Ketentuan panitia
Mata Uji Tulis meliputi : Matematika, IPA, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Soal Ujian Tulis diambil dari Panitia Sipensimaru Propinsi Jawa Barat secara tertutup dan dalam keadaan disegel, setelah uji tulis selesai lembar jawaban disampaikan kepada Panitia Sipensimaru Propinsi Jawa Barat untuk di koreksi / diperiksa dan hasilnya diumumkan di AKPER Buntet Pesantren Cirebon berdasarkan SK Kepala Dinkes Propinsi Jawa Barat.
6. Seleksi Uji Kesehatan
7. Setelah dinyatakan lulus Uji Tulis peserta didik diharuskan mengikuti uji kesehatan yang pelaksanaannya oleh panitia yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat. Peserta didik yang dinyatakan lulus uji kesehatan berhak untuk menjadi mahasiswa baru AKPER Buntet Pesantren Cirebon .
8. Peserta Didik
Jumlah peserta didik AKPER Buntet Pesantren Cirebon berdasarkan tahun akademik penerimaan mahasiswa baru adalah sebagai berikut :
NO
URAIAN
JUMLAH PENDAFTAR
JUMLAH YANG DITERIMA
L P JUMLAH

1
Tahun Ajaran 1996 / 1997
81
14
26
40
2 Tahun Ajaran 1997 / 1998 99 14 46 60
3 Tahun Ajaran 1998 / 1999 98 15 45 60
4 Tahun Ajaran 1999 / 2000 165 12 48 60
5 Tahun Ajaran 2000 / 2001 87 15 45 60
6 Tahun Ajaran 2001 / 2002 95 19 61 80
7 Tahun Ajaran 2002 / 2003 113 19 61 80
8 Tahun Ajaran 2003 / 2004 97 12 68 80
9 Tahun Ajaran 2004 / 2005 104 24 56 80
10 Tahun Ajaran 2005 / 2006 130 21 59 80
11 Tahun Ajaran 2006 / 2007 90 18 42 60
12 Tahun Ajaran 2007 / 2008 110 23 57 80
13 Tahun Ajaran 2008 / 2009 105 24 56 80
14 Tahun Ajaran 2009 / 2010 120 30 75 105
15 Tahun Ajaran 2010 / 2011 110 30 57 87
16 Tahun Ajaran 2011 / 2012
17 Tahun Ajaran 2012 / 2013 80 18 50 68
18 Tahun Ajaran 2013 / 2014 83 19 49 68
19 Tahun Ajaran 2014 / 2015 84 21 44 65
D. PROGRAM SEMESTER

1. Sistem Kredit Semester (SKS)
Semester merupakan satuan waktu terkecil yang digunakan untuk menyatakan lamanya program dalam satu jenjang pendidikan. Program semester berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut.
Program semester ini merupakan penjabaran dari program tahun yang mana program tahunan merupakan jabaran dari program pendidikan awal hingga ahir pendidikan. Penyelenggaraan program pendidikan dari awal sampai akhir dibagi dalam kegiatan semesteran.
Satu semester setara dengan kegiatan pembelajaran sekitar 16 – 18 minggu efektif, dengan diikuti evaluasi pada akhir semester. Satu tahun akademik terdiri dari 2 (dua) semester regular, yaitu semester ganjil dan semester genap.

2. Satuan Kredit Semester
Satuan Kredit Semester (SKS) adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan :
a. Besarnya beban studi mahasiswa
b. Besarnya pengakuan atas keberhasilan
c. Besarnya usaha yang diperlukan mahasiswa untuk menyelesaikan suatu program, baik program semesteran maupun program lengkap.
d. Besarnya usaha penyelenggaraan program pendidikan tenaga pengajar
Biaya satu satuan SKS ditetapkan setara dengan beban studi tiap minggu selama satu semester, yang terdiri dari kegiatan-kegiatan :
A. 1 jam kegiatan perkuliahan
B. 2 jam praktikum
C. 5 jam kerja lapangan

Pengertian 1 (satu) jam adalah pelaksanaan pembelajaran selama 60 menit dan pengertian 1 (satu) SKS masing-masing metode pembelajaran adalah :
a. Teori (T) : 1 SKS = 1 jam pertemuan/ minggu
b. Praktikum (P) : 1 SKS = 2 jam pertemuan/ minggu
c. Klinik (K)/ PKL : 1 SKS = 5 jam pertemuan/ minggu
Teori adalah kegiatan proses pembelajaran di kelas dengan menggunakan metode cerama, diskusi, seminar dan penugasan.
Praktikum adalah kegiatan proses pembelajaran yang dilaksanakan di kelas, laboratorium, baik di kampus maupun di lahan praktek untuk melatih keterampilan yang berfokus pada integritas ilmu dan teknologi.
Klinik/ PKL adalah kegiatan proses pembelajaran di lahan praktek baik di pelayanan institusi maupun di masyarakat.

3. Struktur Program Pendidikan
Struktur Program Pendidikan DIII Keperawatan menggunakan Kurikulum Tahun 1997 dan tahun 2000, struktur program pendidikan, mengalami perubahan dan menggunakan struktur program pendidikan Kurikulum Nasional tahun 2006 dan 2013

Adapun struktur program pendidikan DIII Keperawatan adalah sebagai berikut :

STRUKTUR PROGRAM
AKPER BUNTET PESANTREN CIREBON

Tingkat I Semester I
NO
KODE MK
MATA AJARAN
BOBOT SKS
T
P
K

1.
MKWU. 01
Agama
2
2


2. MKWU. 02 Pancasila 2 2 – –
3. MKWU. 03 Kewarganegaraan 2 2 – –
4. MKWU. 04 Bahasa Indonesia 2 1 1 –
5. MKIADBD. 01 Ilmu Biomedik Dasar 4 3 1 –
6. MKH. 01 Psikologi 2 2 – –
7. IDK. 02 Keperawatan Dasar 2 2 – –
8. MKI. 01 DDHI 2 2 – –
9. MKI. 02 Bahasa Inggris Keperwatan I 2 2 – –

Jumlah
20
18
2

Tingkat I Semester II
NO
KODE MK
MATA AJARAN
BOBOT SKS
T
P
K

1.
MKIADBD. 02
Gizi dan Diet
2
1
1

2. MKIADBD. 03 Patofisiologi 2 2 – –
3. MKIADBD. 04 Farmakologi 3 2 1 –
4. MKH. 02 Antropologi Kesahatan 2 2 – –
5. MKH. 03 Etika Keperawatan 2 1 1 –
6. IDK. 02 Keperawatan Dasar 3 1 2 –
7. MKI. 03 Fiqih Thoharoh 4 1 1 –
8. MKI. 04 Bahasa Arab 2 1 1 –
9. IDK. 01 Konsep Dasar Keperawatan (KDK) 2 2 – –

Jumlah
20
13
7

Tingkat II Semester III
NO
KODE MK
MATA AJARAN
BOBOT SKS
T
P
K

1.
IKK. 01
Praktek Klinik Keperawatan Dasar
3


3
2. IKK. 02 Keperawatan Medikal Bedah I 3 2 1 –
3. IDK. 03 Metodologi Keperawatan 2 1 1 –
4. IDK. 04 Dokumentasi Keperawatan 2 1 1 –
5. IDK. 05 Komunikasi 2 1 1 –
6. IDK. 07 Manajemen Patien Savety 2 1 1 –
7. MKI. 05 Komputer 3 1 1 –
8. MKI. 06 Fikih Ibadah 2 2 – –

Jumlah
18
9
6
3

Tingkat II Semester IV
NO
KODE MK
MATA AJARAN
BOBOT SKS
T
P
K

1.
IKK. 03
Klinik Keperawatan Medikal Nadah I
2


2
2. IKK. 06 Keperawatan Anak 3 1 1 1
3. IKK. 07 Keperawatan Maternitas 3 1 1 1
4. IKK. 08 Keperawatan Jiwa 4 1 1 2
5.
IKK. 09 Keperawatan Gawat Darurat dan Manajemen Bencana 2 1 – 1
6. MKI. 06 Bahasa Inggris Keperawatan II 2 – 2 –
7. MKI. 07 Pengembangan Kepribadian 2 2 – –

Jumlah
18
6
5
7
Tingkat III Semester V
NO
KODE MK
MATA AJARAN
BOBOT SKS
T
P
K

1.
IKK. 04
Keperawatan Medikal Bedah II
3
2
1

2. IKKO. 01 Keperawatan Keluarga 3 2 – 1
3. IKKO. 02 Keperawatan Gerontik 2 1 – 1
4. IDK. 06 Manajemen Keperawatan 2 1 1 –
5. MKI. 08 PBAK 2 2 – –
6. MKI. 09 Komunikasi Publik 2 1 1 –
7. MKI. 10 Kesehatan Masyarakat 2 1 1 –

Jumlah
16
10
4
2

Tingkat III Semester VI
NO
KODE MK
MATA AJARAN
BOBOT SKS
T
P
K

1.
MKWU. 05
Kewirausahaan
2
2


2. TA. 01 Karya Tulis Ilmiah 3 – – 3
3. IKK. 05 Praktek Klinik Keperawatan Medikal Bedah II 2 – – 2
4. MKI. 11 Bahasa Inggris Toefl 2 1 1 –
5. MKI. 12 Keperawatan Komprehensif 5 – – 5
6. MKI. 13 Pengabdian Masyarakat 2 – – 2

Jumlah
16
3
1
12

Jumlah SKS Kurikulum Inti 96
Jumlah SKS Kurikulum Institusional 12
Total SKS 108

5. Evaluasi Hasil Belajar
Evaluasi merupakan suatu kegiatan hasil belajar yang perlu dilakukan guna melihat sejauh mana tujuan pendidikan telah dapat dicapai atau dikuasai oleh peserta didik dalam bentuk hasil belajar yang diperhatikannya setelah mereka menempuh perjalalanan belajar. Disamping itu juga untuk mengetahui keefektifan pengalaman belajar dalam mencapai hasil belajar yang optimal. Dengan demikian evaluasi hasil belajar diarahkan untuk mengetahui pencapaian kompetensi professional bidang kesehatan sesuai yang dipersyaratkan dalam kurikulum.
Untuk mengetahui pencapaian kompetensi profrsional bidang kesehatan yang dipersyaratkan perlu dilakukan penilaian secara terus menerus sesuai dengan tuntutan kompetensi di dalam kurikulum.

1. Jenis Evaluasi
A. Evaluasi hasil belajar dalam suatu mata kuliah dapat meliputi :
– Kuis/ ulangan harian (baik yang dipersiapkan maupun tidak terjadi)
– Tugas (PR, pembuatan makalah, terjemahan dan lain-lain)
– Ujian Tengah Semester (UTS)
– Laporan hasil praktikum, partisipasi, kerja lapangan dan lain-lain
– Ujian praktikum/ praktek
– Ujian Akhir Semester (UAS)
b. Bobot Penilaian
Masing-masing mata kuliah diberi bobot penilaian yang dapat ditetapkan sama atau beda untuk setiap mata kuliahnya, tergantung pada bobot soal/ tugas yang diberikan oleh dosen pengasuh mata kuliah.
c. Nilai akhir
– Nilai akhir yang diberikan oleh dosen pengajar mata kuliah harus merupakan huruf mutu yang pasti ( A, B, C, D dan E)
– Dosen pengajar mata kuliah bertanggung jawab atas kebenaran nilai akhir yang ditulis pada Kartu Hasil Studi (KHS)
– Nilai akhir yang telah diumumkan tidak dapat diganti lagi dengan alasan apapun
d. Persyaratan ujian
Mahasiswa diperkenankan mengikuti UAS apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut :
– Terdaftar sebagai mahasiswa pada semester yang bersangkutan
– Memenuhi semua persyaratan administrasi yang telah ditetapkan akademik
– Memenuhi persyaratan kehadiran sekurang-kurangnya 75 % kegiatan perkuliahan yang secara riil diselenggarakan pada semester berjalan. Alasan ketidak hadiran dibenarkan jika memenuhi ketentuan yang berlaku di AKPER Buntet Pesantren Cirebon dan ditetapkan oleh Direktur.
– Mengikuti seluruh kegiatan (100 %) praktikum laboratorium, kerja lapangan, kerja klinik, seminar atau kegiatan lain yang sejenis.

2. Penilaian hasil belajar
A. Cara Penilaian
Penilaian diberikan terhadap penguasaan materi oleh mahasiswa, baik yang bersifat kognitif, psikomotorik, maupun afektif. Bentuk tes untuk penilaian berupa tes tertulis, tes lisan dan tes perbuatan. Cara penilaian adalah menggunakan system standard mutlak atau penilian acuan patokan (PAP) yaitu penilaian yang diacukan kepada tujuan intruksional yang harus dikuasai oleh peserta didik. Dengan demikian derajat keberhasilan peserta didik dibandingkan dengan tujuan yang seharusnya dicapai, bukan dibandingkan dengan rata-rata kelompoknya. System ini mengacu kepada konsep belajar tuntas (mastery learning).

B. Nilai
Nilai absolute adalah nilai murni (nilai mutlak) yang dikelompokan dalam bentuk angka pecahan dengan rentang skor antara 0 – 100. nilai ini berasal dari dosen pengajar mata kuliah tunggal atau dari penilaian beberapa dosen pengajar kelompok team teaching, dari nilai kuis, penugasan, UTS, laporan hasil praktikum/ kerja lapangan, ujian praktikum/ praktek dan UAS.
Nilai angka mutu adalah nilai yang berasal dari nilai absolute yang dikelompokkan dalam bentuk angka decimal yang menunjukan nilai mutu antara 0,00 – 4,00.
Lambang atau huruf mutu adalah nilai yang berasal dari angka nilai mutu yang dikelompokkan dalam bentuk huruf A, B, C, D dan E.
Tabel Konversi Nilai
NO
NILAI ABSOLUT
ANGKA MUTU
HURUF MUTU
1
79 – 100
3,51 – 4,00
A
2 68 – 78 2,75 – 3,50 B
3 58 – 67 2,00 – 2,74 C
4 41 – 57 1,00 – 1,99 D
5 0 – 40 0,00 – 0,99 E
c. Perhitungan Nilai
Nilai akhir mata kuliah (sebelum dijadikan huruf mutu) sekurang-kurangnya merupakan gabungan dari tiga jenis evaluasi dengan bobot yang berbeda. Tiap jenis evaluasi tidak boleh dikonversikan terlebih dahulu menjadi nilai mutu, artinya masing-masing jenis evaluasi harus tetap berupa skor mentah. Konversi dilakukan setelah semua skor mentah tiap jenis evaluasi mata kuliah yang bersangkutan digabungkan menjadi skor.

4. Nilai akhir
Nilai akhir suatu mata kuliah diberikan kepada mahasiswa dalam bentuk huruf mutu dan angka mutu, dengan peringkat seperti pada table konversi diatas.
Nilai akhir yang sah adalah :
A. Nilai akhir (huruf mutu) mata kuliah atau hasil evaluasi akhir suatu mata kuliah hanya dianggap sah apabila mahasiswa dan jenis mata kuliah terdaftar dalam kartu rencana studi (KRS) pada semester yang bersangkutan.
B. Semua nilai akhir mata kuliah atau evaluasi akhir suatu mata kuliah yang tidak memenuhi persyaratan (butir a) dinyatakan tidak berlaku (gugur).

5. Indeks Prestasi Mahasiswa
a. Indeks Prestasi (IP)
1). Adalah angka yang menunjukkan prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa dalam satu semester dan dihitung setiap akhir semester.
2). Rumus perhitungannya
IP = Jumlah (Angka Mutu x SKS)
Jumlah SKS
3). IP dihitung oleh bagian akademik dan disimpan kepada mahasiswa pada saat yang bersangkutan hendak melakukan pengisian KRS. Dosen Wali/ PA bersama-sama mahasiswa dapat pula melakukan perhitungan IP pada saat pengisian Kartu Kemajuian Studi (KKS) pada akhir semester dan pengisian KRS untuk semester berikutnya.
b. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)
1). IPK merupakan angka yang menunjukan prestasi atau kemajuan belajar mahasiswa secara kumulatif mulai dari semester pertama sampai semester paling akhir yang ditempuh dan dihitung diakhir setiap semester.
2). Rumus perhitungannya :
IP = Jumlah (Angka Mutu x SKS) seluruh semester
Jumlah SKS seluruh semester
Demi meningkatkan kualitas dari pada lulusannya, maka batas minimal indeks prestasi kumulatif (IPK) untuk menentukan kelulusan mahasiswanya dengan syarat angka minimal dan tidak kurang dari ketentuan yang berlaku yaitu > 2,75.
E. PRAKTEK KERJA LAPANGAN
Praktek kerja lapangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari system program pengajaran serta merupakan wadah yang tepat untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh pada saat proses belajar mengajar.
Praktek kerja lapangan bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar dan keterampilan kepada mahasiswa agar memperoleh hasil yang efesien, efektif dan optimal dalam mencari, mengolah, menganalisis data/ informasi serta menginterprestasikan hasilnya pada saat intervensi kepada masyarakat.
Adapun lahan praktek yang digunakan AKPER Buntet Pesantren Cirebon dalam menunjang kurikulum adalah :
1. RSUD Gunung Jati Cirebon
2. RST Ciremai
3. RSUD Waled Cirebon
4. RSTP Sidawangi Cirebon
5. RSJP Surakarta
6. Puskesmas-Puskesmas di Wilayah Cirebon
Praktek PKMD
Praktek PKMD AKPER Buntet Pesantren Cirebon dilaksanakan di daerah binaan wilayah puskesmas yang berada dalam naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.

F. UJIAN AKHIR PROGRAM
Ujian Akhir Program D III Keperawatan dilaksanakan setelah menempuh pendidikan selama 6 (enam) semester atau 3 (tiga) tahun serta telah lulus seluruh mata ajaran. Dilaksanakan secara komprehensif berdasarkan pedoman dari Dinak Kesehatan Propinsi Jawa Barat.
Adapun Ujian Akhir Program meliputi 3 (tiga) tahapan yaitu :
1. Tahap I ( Ujian Praktek)
Ujian praktek dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati Cirebon dan Puskesmas yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon.
Adapun materi yang diujikan :
a. Keperawatan Medika Bedah
b. Keperawtan Maternitas
c. Keperawatan Anak
d. Keperawatan Jiwa
e. Kesehatan Masyarakat
2. Tahap II (Bimbingan)
Bimbingan dilaksanakan di Kampus AKPER Buntet Pesantren Cirebon yang diselenggarakan selama 20 hari berdasarkan pedoman dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat. Bimbingan dilaksanakan oleh para dosen tetap AKPER Buntet Pesantren Cirebon
3. Tahjap III (Ujian Komprehensif)
Ujian komprehensif atau siding karya tulis ilmiah dilaksanakan oleh seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan ujian tahap I dan tahap II.

G. YUDISIUM DAN WISUDA
1. Yudisium
Yudisium adalah evaluasi akhir mahasiswa selama menjalankan program pendidikan di AKPER Buntet Pesantren Cirebon berdasarkan hasil rapat seluruh staf dosen/ para penguji dan hasil konsultasi dengan Dinas Kesehatan Propinsi sebagai Kepanitiaan Pusat. Adapun mahasiswa yang dinyatakan lulus adalah dengan IPK minimal 3,00
2. Wisuda
Wisuda merupakan pengakuan akademik terhadap para kelulusan yang telah menyelesaikan pendidikannya. Wisuda diadakan satu kali setahun yang diikuti oleh seluruh mahasiswa yang telah di Yudisium. Mahasiswa yang telah lulus (Wisuda) berhak menyandang gelar / sebutan profesi yakni : Ahli Madya Keperawatan (AMdKep)

H. LULUSAN

Jumlah lulusan AKPER Buntet Pesantren Cirebon yaitu :
A. Angkatan I TA. 1996/ 1997 jumlah lulusan 39 orang, lulus tahun 1998/ 1999.
B. Angkatan II TA. 1997/ 1998, jumlah lulusan 59, lulus tahun 1999/ 2000.
C. Angkatan III TA. 1998/ 1999, jumlah lulusan 56 orang, lulus tahun 2000/ 2001.
D. Angkatan IV TA. 1999/ 2000, jumlah lulusan 51 orang, lulus tahun 2001/ 2002.
E. Angkatan V TA. 2000/ 2001, jumlah lulusan 57 orang, lulus tahun 2002/ 2003.
F. Angkatan VI TA. 2001/ 2002, jumlah lulusan 70 orang, lulus tahun 2003/ 2004.
G. Angkatan VII TA. 2002/ 2003, jumlah lulusan 57 orang, lulus tahun 2004/ 2005
H. Angkatan VIII TA. 2003/ 2004 jumlah lulusan 70 orang, lulus tahun 2005/ 2006
I. Angkatan IX TA. 2004/ 2005 jumlah lulusan 79 orang, lulus tahun 2007/ 2008
J. Angkatan X TA. 2005/ 2006 jumlah lulusan 71 orang, lulus tahun 2008/ 2009
K. Angkatan XI TA. 2006/ 2007 jumlah lulusan 51 orang, lulus tahun 2009/ 2010
L. Angkatan XII TA. 2007/ 2008 jumlah lulusan 74 orang, lulus tahun 2010/ 2011

AKPER Buntet Pesantren Cirebon dari angkatan I Tahun Ajaran 1996 – 1997 sampai dengan angkatan XII Tahun Ajaran 2007 – 2008 sebanyak 847 orang
Berdasarkan dari hasil pendataan kami, lulusan AKPER Buntet Pesantren Cirebon dari Angkatan I sampai dengan Angkatan V ada yang melanjutkan pendidikan S1 Keperawatan dan kebanyakan telah bekerja, baik di instansi kesehatan pemerintah maupun instansi kesehatan swasta dan luar negeri, diantaranya :
1. RSUD Gunung Jati Cirebon
2. RSUD Waled Cirebon
3. RST Ciremai Cirebon
4. RS Pelabuhan Cirebon
5. RS Puskesmas dan klinik di Wilayah Cirebon dan sekitarnya
6. RS Harapan Kita Jakarta
7. RS Haji Jakarta
8. RS Pasar Rebo Jakarta
9. RS dan klinik di wilayah Jakarta dan sekitarnya
10. RS Al Islam Bandung
11. RS Asadira Cimahi Bandung
12. RS Dustira Cimahi Bandung
13. RS dan klinik di Bandung dan sekitarnya
14. AEA Internasional yang bergerak di bidang kegawatdaruratan medis
15. Ambulan 118 yang bergerak di bidang kegawatdaruratan medis
16. RS Harapan Anda Brebes
17. RSU Tegal
18. RS Puskesmas dan Klinik wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya
19. Arab Saudi dan negara timur tengah dan lainnya
20. Taiwan
BAB VI
PEMBINAAN KEMAHASISWAAN
A. PENDAHULUAN
Mahasiswa sebagai salah satu komponen civitas akademik AKPER Buntet Pesantren Cirebon memiliki karakteristik yang heterogen. Untuk itu kedudukan dan fungsinya sangat strategis untuk dibina dan dikembangkan. Mereka sebagai sumber daya manusia yang potensial ditingkatkan daya kreatifitasnya agar kelak menjadi lulusan yang sesuai dengan tujuan diselenggarakan pendidikan di AKPER Buntet Pesantren Cirebon dan tujuan pendidikan tenaga kesehatan nasional. Untuk menuju kesana perlu diupayakan suasana kampus yang se kondusif mungkin dalam bentuk kegiatan kurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler yang utuh.
Kalau tujuan utama dari pelayanan akademik baik dalam bentuk kurikuler maupun kokurikuler ialah mengantarkan mahasiswa mencapai tingkat kesarjana mudaan, maka pembinaan mahasiswa dalam bentuk ekstrakulrikuler untuk mempermatang keperibadian mahasiswa sesuai dengan potensi yang dimiliki dan untuk melahirkan lulusan yang sesuai dengan cita-cita dan tujuan pendidikan di AKPER Buntet Pesantren Cirebon.

B. VISI DAN MISI PEMBINAAN
1. Visi Pembinaan Kemahasiswaan
Adalah menjadikan pola pembinaan kemahasiswaan yang religius, hummanis dan professional berasaskan islam yang bersumber pada Al-Qur’an dan Hadist.

2. Missi Pembinaan Kemahasiswaan adalah :
a. Menyelenggarakan pembinaan kemahasiswaan dalam berbagai bidang kegiatan yang dapat memenuhi tuntutan perkembangan dinamika dunia kemahasiswaan dengan tetap bertumpu pada ciri dan keperibadian Buntet Pesantren Cirebon.
b. Menyelenggarakan pembinaan kemahasiswaan yang berdasarkan prinsip amal ilmiah dan ilmu amaliah.
C. TUJUAN PEMBINAAN
1. Tujuan Umum
Membentuk akademisi muslim yang berakhlaq mulia, cakap, percaya pada diri sendiri dan berguna bagi masyarakat serta agama.
2. Tujuan Khusus
a. Terbinanya keperibadian akademisi muslim yang cakap dan sadar dalam menjalankan tugas pengabdian
b. Terbinanya suasana kehidupan yang harmonis dan kondusif bagi pengembangan nilai keilmuan dan ke islam an

D. USAHA PEMBINAAN
Untuk mencapai tujuan sebagai mana yang tercantum pada bagian C, usaha-usaha pembinaan yang dilakukan meliputi :
1. Peningkatan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui pendidikan agama dan penekanan akhlaqul karimah
2. Pengembangan kemampuan penalaran dan keilmuan
3. Pengembangan dan penyaluran minat, bakat dan kegemaran mahasiswa
4. Peningkatan kesejahteraan mahasiswa
5. Pengembangan rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara melalui pengabdian masyarakat
6. Peningkatan kedisiplinan, etika dan akhlaq yang mulia di dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa.
Teknis pelaksanaannya dilakukan melalui upaya-upaya :
1. Pembinaan organisasi senat mahasiswa yang mantap agar dapat menunjang dan mengarahkan kegiatan kemahasiswaan secara bebas dan bertanggung jawab
2. Penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa meliputi pembelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Komputer dan Pengajin Al Qur’an untuk menunjang peningkatan profesionalisme mahasiswa yang islami
3. Penyelenggaraan kegiatan pesantren yaitu kajian Al Hadist, Tafsir Al Qur’an dan Qiroati yang diakhiri setiap dua tahun sekali dengan kegiatan Khatam Al Qur’an bagi mahasiswa.
4. Pembinaan kedisiplinan mahasiswa dengan cara diadakannya kegiatan Apel Pagi sebelum kegiatan proses belajar mengajar dimulai dengan tujuan untuk pengecekan mahasiswa dan kesiapan mahasiswa mengikuti perkuliahan
5. Menjalin kerjasama yang efektif dan saling bermanfaat melalui dialog akademik secara periodik antara unsur pimpinan akademik dan organisasi kemahasiswaan
6. Pembinaan kemahasiswaan yang ditujukan untuk mambantu mahasiswa dalam mengatasi kesulitan-kesulitan individu selama mengikuti proses belajar mengajar melalui bimbingan akademik (PA)
7. Mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat
8. Memfasilitasi dan menyalurkan bakat, minat dan kegemaran mahasiswa yang bersifat positif

E. PENYELENGGARAAN KEGIATAN KEMAHASISWAAN
1. Bidang Kerohanian
Kegiatan pada bidang ini difokuskan untuk membentuk keperibadian mahasiswa muslim yang kokoh dan berakhlaq mulia.
Bentuk kegiatannya adalah :
A. Pengajian rutin setiap sore hari (senin – kamis) dan kajian Al Kitab setiap 2 kali dalam se minggu
B. Peringatan hari besar islam yang diwujudkan dalam bentuk diskusi atau kajian islam
C. Solat jamaah di masjid dan asrama AKPER Buntet Pesantren Cirebon
D. Pengajian Surat Yasin setiap malam Jum’at di masing-masing lorong asrama dan masjid AKPER Buntet Pesantren Cirebon
E. Kegiatan Romadhon dilakukan antara lain :
1). Kuliah Romadhon dan Sholatullail
2). Tadarus Al Qur’an
3). Pengumpulan dan pengeluaran Zakat Fitrah
4). Buka Puasa bersama dengan civitas akademik yang diakhiri dengan pemberian santunan bagi anak yatim piatu di lingkungan Buntet Pesantren Cirebon
3. Bidang Penalaran dan Keilmuan
Kegiatan pada bidang ini difokuskan untuk meningkatkan kemampuan berfikir dan pengembangan wawasan yang menunjang profesionalisme perawat.
Bentuk kegiatannya :
a. Pengenalan Program Studi bagi mahasiswa baru (PPS)
b. Latihan dasar kepemimpinan
c. General Studi/ Seminar
d. Kelompok studi peminatan
e. Debat ilmiah
f. English Speak Contes
g. Pengobatan geratis untuk keluarga tidak mampu di lingkungan Buntet Pesantren Cirebon
4. Bidang Minat dan Bakat
Kegiatan pada bidang ini difokuskan untuk mengembangkan dan menyalurkan minat, bakat serta kegemaran mahasiswa yang bersifat positif.
Bentuk kegiatannya :
a. Penyelenggaraan olahraga :
1). Sepakbola
2). Bola Basket
3). Bulu Tangkis
4). Tenis Meja
5). Bola Volly
Pretasi yang diperoleh :
1). Juara II Turnamen Bola Volly Putra Ismakes Wil. III Cirenon
2). Juara III Turnamen Bola Volly Putri Ismakes Wilayah III Cirebon
3). Juara II Turnemen Bola Volly putra se Wilayah Bandung dan Cimahi
4). Juara III Bola Volly Putra Prodi Keperawatan Depkes Cirebon
5). Juara I Bola Volly Putri Prodi Keperawatan Depkes Cirebon
6). Juara II Bola Volly Putri STAIN Cirebon
7). Juara III Bola Volly Putra Mertapada Cup I dan II
8). Juara I Sepak Bola Se Buntet Pesanatren
b. Kegiatan Kesenian : Paduan Suara Mahasiswa
c. Pengelolaan Majalah Dinsing Kampus
5. Bidang Kesejahteraan Mahasiswa
Bentuk Kegiatannya :
A. Penyelenggaraan K3 (Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban) di kelas dan Asrama
B. Ikut aktif dalam kegiatan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren)
C. Membentuk stand usaha mahasiswa AKPER Buntet Pesantren Cirebon di setiap kegiatan Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Buntet Pesantren Cirebon
6. Bidang Pengabdian Masyarakat
Kegiatan pada bidang ini difokuskan untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap kondisi sosial masyarakat.
Bentuk kegiatannya :
a. Bakti Masyarakat berupa pendistribusian santunan kepada anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu di lingkungan Buntet Pesantren Cirebon
b. Penyuluhan kesehatan masyarakat
c. Penyelenggaraan Donor Darah rutin
d. Pengobatan Geratis
e. Peran aktif dalam kegiatan yang dilakukan pemerintah dalam bidang kesehatan di Puskesmas (Pemberian PIN)

BAB VII
PENUTUP

Sadar akan dirinya sebagai pengemban amanah menuju cita-cita baldatun thoyyibatun warobbun ghofur ditengah kemajemukan masyarakat, bangsa, perkembangan sain dan teknologi serta modernisasi, maka AKPER Buntet Pesantren Cirebon perlu membekali diri dan menyiapkan sumber daya manusia yang arif dan profesional di bidangnya dengan ditunjang fasilitas yang memadai serta sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Demikian profil ini dibuat sebagai bahan pertimbangan dalam mendukung suksesnya pendidikan AKPER Buntet Pesantren Cirebon. Atas dukungan, partisipasi dan bantuan semua pihak kami ucapkan terima kasih. Semoga amal ibadah Bapak/ Ibu mendapat balasan dari Allah SWT dan langkah kita diridloi Allah SWT. Amin.

AKADEMI PERAWATAN BUNTET PESANTREN CIREBON
Buntet Pesantren Astanajapura PO. Box 251/CN Cirebon 45102 Telp./Fax. (0231) 635747 – 636985

KATA PENGANTAR
Bismillahirrohman nirrohim.
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarohatuh.

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, sholawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Dalam rangka pembentukan manusia yang utuh dari lulusan AKPER Buntet Pesantren Cirebon, yaitu manusia yang akhi dalam bidangnya, terkembang pula segi-segi lainnya, maka AKPER Buntet Pesantren Cirebon senantiasa berusaha sekuat daya untuk membentuk perawat professional yang berkualitas dalam bidangnya dan berakhlak islami.

Profile ini disusun sebagai gambaran upaya AKPER Buntet Pesantren Cirebon dalam mewujudkan hal tersebut diatas dan sebagai bahan pertimbangan untuk pengukuhan perijinan Lembaga Pendidikan AKPER Buntet Pesantren Cirebon yang semula dibawah naungan Departemen Kesehatan menjadi dibawah naungan Dikti – Depdiknas.

Sehubungan dengan itu, kami memandang amatlah penting Profile AKPER Buntet Pesantren Cirebon disusun agar diketahui dan dipahami sehingga tidak terjadi salah persepsi dan pengambilan kebijaksanaan.

Terimakasih kami sampaikan kepada yang terhormat :
1. Departemen Pendidikan Nasional RI
2. Departemen Kesehatan RI
3. Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan RI
4. Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Barat
5. Kopertis Wilayah V Jawa Barat
6. Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Buntet Pesantren Cirebon
7. Seluruh civitas akademika AKPER Buntet Pesantren Cirebon
8. Pengurus Persatuan Orang Tua Mahasiswa AKPER Buntet Pesantren Cirebon

Semoga Profile AKPER Buntet Pesantren Cirebon ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan semoga amal baik Bapak/ Ibu, Saudara sekalian diterima oleh Allah SWT dan mendapat balasan pahala.

Kiranya dengan rendah kati kami mengharap bantuan Bapak/ Ibu, Saudara sekalian untuk kemajuan AKPER Buntet Pesantren Cirebon.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Cirebon, Oktober 2017
Penyusun

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………….. 1
BAB II DATA UMUM ……………………………………………………… 3
A. Gambaran Umum ………………………………………………… 3
B. Data Umum ……………………………………………………………… 7
BAB III SUMBER DAYA MANUSIA ………………………………….. 9
A. Tenaga ………………………………………………………………… 9
B. Sarana dan Fasilitas ……………………………………………………. 12
BAB IV PENGORGANISASIAN ………………………………………… 16
BAB V PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ………………………… 18
A. Penerimaan Peserta Didik ……………………………………………. 18
B. Program Semester ……………………………………………………. 20
1. Sistem Kredit Semester …………………………………………… 20
2. Satuan Kredit Semster ………………………………………….. 20
3. Struktur Program Pendidikan ……………………………………. 22
4. Evaluasi Hasil Belajar ……………………………………………. 24
5. Jenis Evaluasi …………………………………………………… 25
6. Penilaian Hasil Belajar …………………………………………… 26
C. Praktek Kerja Lapangan ……………………………………………… 29
D. Ujian Akhir Program ………………………………………………… 30
E. Yudisium dan Wisuda ………………………………………………… 31
F. Lulusan ………………………………………………………………… 31
BAB VI BIMBIGAAN KEMAHASISWAAN ……………………………. 33
A. Visi dan Misi Pembinaan ……………………………………………….. 33
B. Tujuan Pembinaan ……………………………………………………. 34
C. Usaha Pembinaan ……………………………………………………. 34
D. Penyelenggaraan Kegiatan Kemahasiswaan ………………………. 35
BAB VII PENUTUP ………………………………………………………. 38
Nomor : B. / AKPER/ X/ 2011
Lampiran : 1 Bundel
Perihal : Permohonan Bantuan Dana
Kepada :
Yth. ……………………………..
…………………………….
Di –
Jakarta
Dengan Hormat,

Salam sejahtera kami sampaikan, semoga Bapak sekeluarga dalam keadaan sehat wal affiat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin.

Dalam rangka membentuk manusia seutuhnya sesuai dengan yang diamanatkan UUD 1945, AKPER Buntet Pesantren Cirebon senantiasa berusaha dengan sekuat daya mewujudkan terbentuknya manusia yang ahli dibidangnya, perawat professional yang berkualitas dan berakhlaq islami.
Menyikapi kebijakan pemerintah tentang Uji Kompetensi bagi mahasiswa keperawatan, AKPER Buntet Pesantren Cirebon berusaha memenuhi nilai dan mutu keperawatan dengan selalu meningkatkan standard laboratorium keperawatan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kami mohon bantuan dana sebesar Rp. 401.867.000,- (Empat ratus satu juta delapan ratus enam puluh tujuh ribu rupiah) dengan rincian penggunaan terlampir.

Demikian permohonan ini disampaikan.
Atas bantuan Bapak disampaikan terimakasih, semoga amal baik Bapak diterima Allah SWT dan mendapat balasan pahala. Amin.

Cirebon, 30 April 2011
Direktur,
SUPRIYATNA, SKM